Tampilkan postingan dengan label PUPUK PELENGKAP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUPUK PELENGKAP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2013

PUPUK CAIR DARI URINE HEWAN TERNAK





Pemanfaatan Urine hewan ternak memang sudah biasa dilakukan selain bersifat organik ( berdasarkan pakan minum ) juga menyajikan unsur ekonomis.
Kandungan nutrisi dari mineral terlarut urine apabila diolah dengan benar, dan dengan bahan dasar/ pakan ternak yang benar ternyata dapat menjadi komoditi yang luar biasa untuk meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan.

Bahan :

1. 5liter urine               Sapi/Kelinci yang telah memakai pola HCS/fermentasi.
2. 4-5tutup (+-50ml)    SOT ( tutup hijau ).
3. 1sdm                       Gula yang diencerkan.

Semua bahan dicampur dengan cara diaduk.
Tutup/Fermentasikan selama 1x24jam ( 1hari ).


Pemakaian

SEMPROT
Hasil fermentasi dengan dosis apabila :

Urine Kelinci            2gelas Aqua
Urine Kambing        6gelas Aqua     atau perbandingan 1:3:6
Urine Sapi               12gelas Aqua

1gelas Aqua = 250ml

  1. Hasil Fermentasi sesuai dosis perbandingan diatas dimasukkan ke Tangki ( +-14L ).
  2. Tambahkan 8tutup SOT ( tutup Hijau ).
  3. Tambahkan air hingga tangki semprot penuh.
  4. Biarkan 5 - 10menit.
  5. Semprotkan ke tanaman anda secara merata pada bagian daun ( INGAT : stomata terletak pada bag. belakang daun/bag. yang lebih cerah ). 1minggu sekali.


KOCOR/TETES
Hasil fermentasi langsung dikocor pada bagian akar dengan dosis:

- Tanaman Kecil ( tomat, lombok, mentimun, pare, kacang, dll )
   Kocor pada bagian akar 1/4 gelas Aqua ( +- 62,5ml ).

- Tanaman Besar ( mangga, jambu, belimbing, asem, klengkeng, dll )
   Kocor pada bagian akar 1-2gelas Aqua ( +- 250 - 500ml ).

Ukuran diatas menggunakan Urine Kambing, untuk urine ternak lain silahkan melihat perbandinganya. Dikocorkan pada area akar 1minggu sekali.

Ingin hasilnya lebih dasyat?

Pastikan Lahan diolah dengan pemberian BOKASI. . .
demikian cara membuat pupuk dari urine hewan ternak semoga bermanfaat

Sumber :
Pelatihan Dasar HCS II.
Pelatihan Pertanian HCS Prambanan.